20
Terlewati juga waktunya. 20 tahun. Masih bernafas dengan damai. Dan rasa-rasanya aku cukup bahagia. Banyak harapan, atau mungkin terlalu banyak meminta.
Tuhan, Aku ingin diberi kelapangan hati untuk memaafkan.
Memaafkan orang-orang yang datang dan pergi atau yang sengaja Kau putuskan untuk menetap di hidupku. Memaafkan diri sendiri karena telah banyak tidak mensyukuri diri. Memaafkan masa lalu, dan berdamai dengan bayangan trauma.
Tuhan, aku minta bantuan untuk mengikhlaskan.
Mengikhlaskan segala yang memang bukan milikku. Mengikhlaskan masa-masa sulit, air mata dan berdamai dengan mereka. Mengikhlaskan kata maaf yang sering kulontarkan. Dan ikhlas pada kenyataan yang ada.
Tuhan, aku mengharapkan petunjuk.
Bagaimana aku bisa lebih dewasa dan bijaksana dalam kehidupan. Bagaimana aku bisa memaknai hidup ini dengan sederhana dan tetap berada di jalanMu. Bagaimana aku bisa berguna untuk orang lain. Bagaimana aku menjaga hati dari penyakit hati. Dan bagaimana aku membuat pilihan yang menurutMu benar.
Tuhan, beri aku kekuatan.
Untuk menjalani takdirMu. Untuk berjuang di jalan yang Kau tunjukkan. Untuk menjadi sandaran bagi orang lain. Untuk menerima keadaan yang Kau berikan, seberat apapun itu.
Tuhan, aku ingin bersyukur.
Atas hidup yang Kau berikan, atas kekuatan yang membuatku bertahan, atas orang orang yang memberiku warna. Atas nafas yang selalu Kau beri kenikmatan.
Tuhan, aku minta maaf.
Atas kekufuranku. Atas dosa dan khilaf yang sering kulakukan padaMu. Dan lapangkanlah hati orang-orang yang kusakiti untuk memaafkanku.
Tuhan, beri aku kemudahan.
Untuk menjejakkan langkah dengan keyakinan. Untuk mempermudah hidupku dan meringankan hidup orang lain.
Dan beri aku kemudahan untuk mendekatiMu.
Amin.
NB: Dari hati, yang (masih) merasa jauh dariMu.
Tuhan, Aku ingin diberi kelapangan hati untuk memaafkan.
Memaafkan orang-orang yang datang dan pergi atau yang sengaja Kau putuskan untuk menetap di hidupku. Memaafkan diri sendiri karena telah banyak tidak mensyukuri diri. Memaafkan masa lalu, dan berdamai dengan bayangan trauma.
Tuhan, aku minta bantuan untuk mengikhlaskan.
Mengikhlaskan segala yang memang bukan milikku. Mengikhlaskan masa-masa sulit, air mata dan berdamai dengan mereka. Mengikhlaskan kata maaf yang sering kulontarkan. Dan ikhlas pada kenyataan yang ada.
Tuhan, aku mengharapkan petunjuk.
Bagaimana aku bisa lebih dewasa dan bijaksana dalam kehidupan. Bagaimana aku bisa memaknai hidup ini dengan sederhana dan tetap berada di jalanMu. Bagaimana aku bisa berguna untuk orang lain. Bagaimana aku menjaga hati dari penyakit hati. Dan bagaimana aku membuat pilihan yang menurutMu benar.
Tuhan, beri aku kekuatan.
Untuk menjalani takdirMu. Untuk berjuang di jalan yang Kau tunjukkan. Untuk menjadi sandaran bagi orang lain. Untuk menerima keadaan yang Kau berikan, seberat apapun itu.
Tuhan, aku ingin bersyukur.
Atas hidup yang Kau berikan, atas kekuatan yang membuatku bertahan, atas orang orang yang memberiku warna. Atas nafas yang selalu Kau beri kenikmatan.
Tuhan, aku minta maaf.
Atas kekufuranku. Atas dosa dan khilaf yang sering kulakukan padaMu. Dan lapangkanlah hati orang-orang yang kusakiti untuk memaafkanku.
Tuhan, beri aku kemudahan.
Untuk menjejakkan langkah dengan keyakinan. Untuk mempermudah hidupku dan meringankan hidup orang lain.
Dan beri aku kemudahan untuk mendekatiMu.
Amin.
NB: Dari hati, yang (masih) merasa jauh dariMu.

Komentar
Posting Komentar