Hal yang Terjadi Setelah Kamu Tidak Ada (1)

📷ane
Agustus 2017
Yang kusaksikan hari ini adalah momen yang mungkin kamu pernah harapkan semasa hidup. Pertama, setelah 7 tahun, kamu akhirnya wisuda. Kedua, dua perempuan berharga dalam hidupmu akhirnya bertemu.

Perempuan itu berjalan mendekat, menggendong anaknya dan membawa bunga. Perlahan ia memperkenalkan diri pada ibumu. Mendengar siapa namanya, ibumu langsung memeluknya, tangisnya pecah.
"Dia sering cerita tentang kamu, kalau ada kesalahan dia, sebagai orangtuanya, ibu minta maaf," Perempuan itu mengangguk, berlinang air mata.

Tentang dua perempuan tersebut...
Soal ibu, tidak perlu dipertanyakan lagi bagaimana kamu menjadikan ibumu sebagai prioritas.
Sementara yang satunya... Hubungan pertemananmu dengan perempuan itu, adalah salah satu cerita yang seringkali membuatku heran. Semua orang di sekitarmu tahu bagaimana perasaanmu padanya. Lebih dalam dari teman perempuan pada umumnya. Dan perempuan itu sudah menjelaskan bahwa dia tidak merasakan hal yang sama. Tapi kamu memilih tetap tinggal, menjadi teman yang baik, sampai bertahun-tahun kemudian. Satu setengah tahun yang lalu, perempuan itu menikah dengan jodohnya. Tidak ada yang tahu bagaimana isi hatimu sebenarnya. Tapi di catatanku, kamu menghadapinya sebagai sosok yang sangat dewasa.

Mereka akhirnya bertemu, Zam. Saling berpelukan. Saling berbisik mengucapkan pesan yang semuanya terkait denganmu. Seorang ibu yang akhirnya melihat sebagian hati anak lelakinya. Seorang sahabat yang menuntaskan keinginannya untuk menyampaikan duka secara langsung.

Hei Zam, apa mungkin memang demikian? Akan banyak harapan kita yang baru terjadi setelah kita tidak ada....?

Komentar

Postingan Populer