Perjalanan Baru
Setelah lama merasa (sok) sibuk, akhirnya kesampean juga buka blog. Oia, Selamat Tahun Baru 2012, bagi yang merayakan *telat*.
Akhir November - Awal Desember, aku magang di salah satu Persma. Menarik. Mulai mengejar narasumber, terlanjur wawancara dengan orang yang salah, diceramahi calon narasumber sambil senyum-senyum, sampai cari-cari narasumber yang ternyata sudah meninggal. Proses penulisan dan editingnya juga cukup bikin kurang tidur. Okelah, ini mungkin baru pemanasan.
Salah satu momen yang baru buatku adalah liat orang demo. Udah setaun lebih kuliah, baru kali ini aku liat demo beneran *Dan gara2 itu, aku diketawain adek kelas*. Semoga di luar sana, masih ada senior2 yang belum pernah liat demo.
Kebetulan waktu aku liat untuk liputan, demonya berjalan dengan cukup tertib. Ternyata demo itu seru juga.
Aku bisa ngerasain gimana enaknya bersatu, orasi-orasi penuh semangat, dan betapa gagahnya persatuan. Sayangnya persatuan ini ada dalam konflik internal. Kalau persatuan itu benar2 untuk melawan musuh, membela satu nama, Indonesia, betapa hebatnya pemuda kita.
Jadi keinget salah satu kuliah psikologi sosial. Waktu itu dosen bilang, ketika berada dalam kelompok, individu akan melepas identitasnya dan menggantikannya dengan identitas kelompok. Keberanian yang ada ketika maju bersama-sama.
Seandainya aku nggak menegaskan diri bahwa disini aku lagi liputan, rasanya aku pengen ikut jerit-jerit. Ngikutin arus yang melenakan, dimana ada keyakinan bahwa yang diperjuangkan itu adalah kebenaran. Benar yang relatif tentunya.
Magang sudah selesai. Evaluasi magang yang bikin aku nggak tidur semaleman juga sudah.
Akhirnya, 31 Desember 2011, aku dilantik jadi awak redaksi Persma itu. ^.^
*Perjalanan Baru Dimulai*
Akhir November - Awal Desember, aku magang di salah satu Persma. Menarik. Mulai mengejar narasumber, terlanjur wawancara dengan orang yang salah, diceramahi calon narasumber sambil senyum-senyum, sampai cari-cari narasumber yang ternyata sudah meninggal. Proses penulisan dan editingnya juga cukup bikin kurang tidur. Okelah, ini mungkin baru pemanasan.
Salah satu momen yang baru buatku adalah liat orang demo. Udah setaun lebih kuliah, baru kali ini aku liat demo beneran *Dan gara2 itu, aku diketawain adek kelas*. Semoga di luar sana, masih ada senior2 yang belum pernah liat demo.
Kebetulan waktu aku liat untuk liputan, demonya berjalan dengan cukup tertib. Ternyata demo itu seru juga.
Aku bisa ngerasain gimana enaknya bersatu, orasi-orasi penuh semangat, dan betapa gagahnya persatuan. Sayangnya persatuan ini ada dalam konflik internal. Kalau persatuan itu benar2 untuk melawan musuh, membela satu nama, Indonesia, betapa hebatnya pemuda kita.
Jadi keinget salah satu kuliah psikologi sosial. Waktu itu dosen bilang, ketika berada dalam kelompok, individu akan melepas identitasnya dan menggantikannya dengan identitas kelompok. Keberanian yang ada ketika maju bersama-sama.
Seandainya aku nggak menegaskan diri bahwa disini aku lagi liputan, rasanya aku pengen ikut jerit-jerit. Ngikutin arus yang melenakan, dimana ada keyakinan bahwa yang diperjuangkan itu adalah kebenaran. Benar yang relatif tentunya.
Magang sudah selesai. Evaluasi magang yang bikin aku nggak tidur semaleman juga sudah.
Akhirnya, 31 Desember 2011, aku dilantik jadi awak redaksi Persma itu. ^.^
*Perjalanan Baru Dimulai*


Komentar
Posting Komentar