Hitam Putih
Baru juga pertemuan kedua. Begitu nongol, dari 7 orang, cuma 1 yang pernah liat. *akibat malas datang* Seorang senior jalan mendekat, menyusun papan dan memintaku duduk. Dia tanya, aku angkatan berapa, ternyata aku malah setaun lebih tua dari dia. "Wahh...," katanya sambil berekspresi kecewa. "Apa aku kelihatan seperti mahasiswa baru?" tanyaku. *baik, bukan pertanyaan yang perlu dijawab*
Belum selesai disusun, aku sudah bilang, "Bakal tanpa perlawanan, dong." Dia tersenyum kecil, "Ah, jangan merendah." Beberapa kali dia berbicara dan aku nggak konsentrasi.
Waktu baru berjalan sebentar setelah kemudian aku mati gaya. *nggak heran, udah tau*
Ganti orang, kali ini berhadapan dengan perempuan yang sama-sama yunior. Angkatannya 2 tahun lebih muda dari aku. Orangnya tidak banyak bicara, tau2 waktu berjalan 2 jam, dan aku nggak bisa jalan lagi. 2 babak, tanpa balas dariku.
Baiklah, minggu depan, masih mau coba?
Serasa datang untuk kalah, ya..... *geleng2 kepala sambil garuk2 tanah, terus berdiri di bawah guyuran hujan* => berlebihan

Komentar
Posting Komentar