Yang Tersampaikan Hanya Ini


9 November ini ibuku ulang tahun. Ke 48. Adikku belikan dia kue ulang tahun, dan mereka makan di luar bareng bertiga sama ayah. Aku? Ya masih di perantauan. Cuma bisa ngucapin selamat via telepon jam 4 pagi. Terus, cuma dapat MMS kegiatan perayaan kecil dari mereka. Ya sudah.

Belakangan sering keinget sama puisi-puisi masa kecil yang menceritakan tentang ibu. Waktu SD dulu, kalimat-kalimatnya tidak akan jauh dari "Kau lah yang paling berharga di dunia ini", "Jasamu tak akan pernah terbalas oleh intan permata", atau "Kasih sayangmu sepanjang masa", dan sebagainya, dan sebagainya, begitulah. Tidak salah, tapi setiap bikin puisi, kalimat itu selalu ada. Kalau dipikir lagi sekarang, kemudian kalimat itu kumaknai lagi, rasanya ya bener.
Kuingat lagi, kayaknya aku ini termasuk jarang ngungkapin perasaan sama ibu. Gengsi, mungkin. Tapi yang pada nggak tau, tenggorokanku akan langsung tercekat kalau mau bilang sayang sama dia. Nahan tangis haru. Lembut sekali perasaanku ini. *ngaku-ngaku*


Komentar

Postingan Populer